Nostalgia, Deretan Game Horror PS1 Terbaik

Abiferrin – Walaupun console PS1 waktu itu mempunyai penampilan grafis 3-D yang masih belum serealistis console-console sekarang ini, kenyataannya cukup banyak peluncuran games seram saat itu tetap berhasil bikin bulu kuduk merinding.

Bukan hanya itu, beberapa games salah satunya seringkali membuat kita alami trauma berat saat memainkan. Membuat kita kemungkinan malas untuk cobanya kembali, tetapi ketika bertepatan dibikin ingin tahu akan lanjutan permainannya…

Ingin sedikit ajak bernostalgia, berikut ialah deretan games seram PS1 yang kemungkinan berhasil bikin kamu trauma saat kecil itu.

OverBlood (1997)

Ditingkatkan oleh Riverhillsoft. dan dilluncurkan oleh Elektronik Arts, OverBlood sampai sekarang dikenang sebagai games survival horror pertama kali yang memakai tehnologi 3 dimensi penuh di lingkungannya.

Di games ini kita mainkan watak namanya Raz Karcy (namanya Lars untuk peluncuran Eropa). Dia adalah dari beberapa yang jadi sebagai kelinci eksperimen uji coba genetis oleh Lystra Laboratories. Sebagai Raz, kita harus dapat kabur dan cari tahu identitas dianya yang sebenarnya.

Penampilan dan perasaan nya yang paling realitas dan, puzzle-puzzle yang super melawan, berhasil bikin kita tegang sekali di sejauh bermainnya.

D (1995)

Jika masih ingat, masuk tengah 90an banyak games yang mengaplikasikan ide interactive movie. Jenis ini tampilkan storyline dan gameplay lewat pola sinematik. Diantaranya ialah Night Trap (1987) yang mempelopori jenis itu.

Di D, kita mainkan seorang digital artist namanya Laura Harris. Sesudah ketahui ayahnya yang seorang dokter, Richter Harris, lakukan pembunuhan dan intimidasi di dalam rumah sakitnya, si putri juga harus wajib melakukan interograsi. Tetapi sesampainya di dalam rumah sakit, mendadak rumah sakitnya beralih menjadi sebuah istana.

Lebih menariknya kembali, gamenya beri penekanan ke kita karena harus dapat menuntaskan gamenya dalam kurun waktu 2 jam saja tanpa lakukan save games sama sekalipun.

Alone in the Dark: The New Nightmare (2001)

Penulis saat itu mainkan games ini di PS2. Tetapi versus PS1 dari games ini ada saat itu. Cuman berbeda-beda tipis bedanya. Tetapi untuk pengalaman, sama horornya. Karena tidak seperti beberapa seri Alone in the Dark sebelumnya, The New Nightmare betul-betul hidupkan judul gamenya.

Semua environment nya benar-benar minim sinar. Dan untuk dapat menuntaskan gamenya, kita harus terus hidupkan senter. Bukan hanya dipakai untuk ketahui susunan tingkat atau kehadiran lawan saja. Tetapi senternya juga bermanfaat untuk ketahui panduan (clue) penting yang terselinap dalam gelapnya.

Baca Juga : Update Baru Game Animal Crossing: New Horizons

Di tahun 2005, games ini diadptasi ke film oleh sutradara Uwe Boll (BloodRayne). Dan ya, kita ketahui bukan bagaimana hasilnya?

Koudelka (1999)

Ditingkatkan oleh Sacnoth, Koudelka sesungguhnya ialah games RPG Jepang. Tetapi karena mempunyai latar era awalnya 19 dan banyak elemen monster, karena itu games inpun bisa juga digolongkan sebagai games seram.

Plot games ini terpusat pada tiga watak protagonis: Koudelka Lasant, Edward Plunkett, dan uskup James O’ Flahery yang perlu ungkap mistis di Biara Nemeton.

Penampilan grafis gamenya memang hampir sama dari umumnya ide penampilan games RPG. Tetapi yang membuat beda ialah lebih lembut dan keseluruhnya environment nya yang dark dan creepy.

Parasite Eve (1998)

Siapakah yang tidak paham dengan games RPG-action bau seram kental ini? Parasite Eve dapat disebutkan ialah Resident Evil nya Squaresoft.

Ada juga yang menyamainya seperti seri TV hit 90an, The X-Files. Games ini menceritakan detektif polisi wanita elok Aya Brea yang perlu hentikan wanita namanya Eve yang ingin merusak umat manusia.

Sesungguhnya secara gameplay, Parasite Eve sama dengan games RPG yang lain. Alias, bukan lantaran gameplay nya kita kengerian. Tetapi, karena penampilan grafis sekalian ide plot ceritanya.